Friday, October 24, 2008

Diet Dengan 76 Gigitan


Seorang ahli diet dari Amerika Serikat yang bernama Meredith Lace mengembangkan sebuah metode diet. metode ini meminimkan asupan makanan (bukan meminimkan asupan minuman) yang masuk ke dalam tubuh, sehingga hanya sejumlah 76 gigitan per hari. selain bisa membuat perut lebih ramping, metode tersebut dapat mengembalikan metabolisme tubuh.
Menurut Lace Anda hanya perlu waktu 3 minggu untuk "melatih" perut Anda, sehingga Anda akan tetap merasa kenyang, walaupun hanya mengkonsumsi porsi yang lebih kecil. Diet tersebut memperbolehkan Anda untuk mengkonsumsi aneka jenis makanan, karena yang terpenting dalam metode tersebut adalah jumlah makanan yang disantap :
  • 16 gigitan pada saat sarapan
  • 22 gigitan pada saat makan siang
  • 16 gigitan pada saat snack pukul 16.00 Wib
  • 22 gigitan untuk makan malam.
Source : Cosmopolitan

Kacang Kedelai


Kacang kedelai merupakan makanan berprotein tinggi, mengandung serat, saponin, asam lemak tak jenuh, isoplavon, lisetin, zat besi dan 8 jenis asam amino yang sangat bermanfaat dan dibutuhkan tubuh. Juga dalam susu kacang kedelai mempunyai kandungan vitamin B2, B2 nisan, riboflavin, piridoksin dan golongan vitamin B lainnya yang tinggi, serta vitamin E dan vitamin K. kandungan protein kedelai memiliki urutan tertinggi dibandingkan dengan kacang hijau, daging, ikan segar dan telur ayam. Dalam 100 gr kedelai terdiri dari 35–45% protein, 12-30% karbohidrat, 7% air. Susu kedelai baik dan dianjurkan untuk orang yang lanjut usia. Karena kedelai juga mengandung lecitin soya yang bias menurunkan kolesterol. Manfaat dari kacang (susu kedelai) :
  1. Sebagai penurun kadar kolesterol. Karena dalam kedelai terdapat kandungan lecitin soya dan isoflavon yang sngat optimal. Senyawa inilah yang menurut berbagai penelitian diseluruh dunia berperan dalam memperbaiki profil lipid yang dapat menurunkan kolesterol dan trigiselida.
  2. Sebagai penurun kadar gula dalam darah. Isoflavon pada kedelai akan memberi efek homeostaisis glukosa, sekresi insulin dan metabolisme lipid, dengan demikian akan mampu dalam mengendalikan glukosa dalam darah pada penderita diabetes.
  3. Sebagai antioksidan. Karena dalam kedelai mengandung senyawa yang bias melindungi sel tubuh dari molekul radikal bebas penyebab terbentuknya kanker dan penuan dini.
  4. Meningkatkan daya tahan tubuh. Rangkaian asam amino yang terdapat pada kedelai dapat meningkatkan sistim kekebalan tubuh untuk menahan berbagai serangan penyakit, alergi dll.
  5. Mengatasi masalah pencernaan. Kandungan serat yang cukup tinggi pada kedelai terbukti bias membantu mengatasi masalah pencernan.
  6. Meningkatkan masa tulang dan osteoporosis. Isoflavon dan kalsium tinggi terdapat didalam kandungan kedelai yang berfungsi meningkatkan kepekaan dan kepadatan tulang, serta pengaruh dari protein kedelai yang mengurangi pengeluaran kalsium pada saat buang air besar. Oleh karena itu susu kedelai bermanfaat bagi mereka yang sudah berusia 40 th keatas dan juga untuk wanita yang sudah menopouse untuk mengurangi gejala osteoporosis.
  7. Mengurangi keluhan saat menopause. Menurut seorang peneliti dibidang fitoestrogen, bahwa kandungan isoflavon pada kedelai (susu kedelai) dapat mengurangi keluhan wanita pada saat mengalami menopause.
  8. Membantu mengatasi masalah kegemukan/Obesitas. Kedelai merupaan sumber protein diet yang tepat karena kedelai sangat kaya akan kandungan fitoestrogen seperti isoflavon dan lignan yang berpengaruh pada metabolisme energi.
  9. Membantu mengurangi resiko kanker prostate dan payudara. Kandungan genistin pada kedelai dapat membantu mengontrol keseimbangan hormonal. Menurut para ahli, mekanisme penurunan resiko kanker prostate oleh komponen kedelaitersebut melalui penghambatan proliferasi sel dan menunda atau bahkan menghentikan proses pertumbuhan se lanker. Demikian pula kaitanya dengan kanker payudara.
  10. Membantu mengurangi resiko sakit ginjal. Karena kandungan protein kedelai lebih mudah diterima ginjal, sehingga dapat meringankan kerja ginjal.